Jumat, 07 Februari 2014

Kata Siapa Oriflame Gak Halal?

Berikut penjelasan mengenai pertanyaan tentang sertifikasi halal, izin BPOM, dan kesehatan bahan produk-produk Oriflame yang dikutip dari tetangga.

" Oriflame halal ga sih? Sudah sering saya dapat pertanyaan seperti ini dari konsumen atau pun dari para calon member. Banyak yang bertanya, bener ga sih mbak kalau Oriflame itu halal? Wajar sebagian besar orang bertanya seperti itu, karena memang tidak dapat dipungkiri bahwa mayoritas warga negara Indonesia adalah muslim dan tentunya akan lebih berhati-hati saat memilih suatu produk. Apalagi tidak sedikit produk-produk kosmetik yang beredar di pasaran yang tidak hanya haram bahkan juga membahayakan kesehatan kita. Sudah sering kita dengar gara-gara memakai produk kosmetik A trus wajahnya jadi bopeng atau jadi meradang atau bahkan terkena kanker kulit. Ngeri banget kan? Tapi insya Allah produk Oriflame ini halal dan tidak berbahaya, apalagi sudah ada jaminan 100% kepuasan. Berikut ini adalah pernyataan dari Oriflame tentang kehalal-an produknya. Saat ini semua produk Oriflame yang beredar di Indonesia telah terdaftar dan memiliki ijin BPOM (bisa di cek sendiri di setiap produk itu ada stiker kecil berisi BPOM notifikasi). Oriflame tidak dapat menggunakan Sertifikat Halal MUI karena Oriflame tidak diproduksi di Indonesia.

Berikut salinan isi dalam foto:

Consultant & Pelanggan Oriflame Yang Terhormat,

Saya mengkonfirmasikan bahwa berdasarkan peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor HK.00.05.1.23.3516 tentang “Izin Edar Produk Obat, Obat Tradisional, Kosmetik, Suplemen Makanan dan Makanan yang Bersumber, Mengandung, dari Bahan Tertentu dan atau Mengandung Alkohol” tertanggal 31 Agustus 2009, semua produk Oriflame yang beredar di market Indonesia sudah memenuhi persyaratan dari peraturan ini.

Kosmetik dengan kandungan alkohol: Setiap produk yang mengandung alkohol denat harus memiliki label indikator % di kemasan luar. Alkohol denat dikenal secara meluas sebagai tatanama internasional untuk denatured alcohol.

Kosmetik dengan kandungan spesifik: Adalah kebijakan Oriflame untuk tidak menggunakan kandungan apapun yang diambil dengan cara menyakiti hewan.

Produk-produk Oriflame tidak memiliki kandungan di bawah ini:
a. Babi dan anjing.
b. Kematian hewan, termasuk pembunuhan terhadap hewan yang dilakukan tanpa prosedur islam.
c. Hewan dengan taring gigi.
d. Hewan yang menggunakan cakar.
e. Darah dan plasenta dari hewan.

ttd

Marina Bishop

Director of Regulatory & Technical Affairs

Research & Development Department

Jadi sudah jelas banget bahwa produk-produk Oriflame sebagian besar berbahan alami. Jika ada produk yang mengandung unsur hewani juga tidak mengandung hal-hal yang diharamkan oleh agama. Antara lain:

  • Tidak mengandung unsur hewan Babi dan anjing
  • Tidak mengandung unsur kematian hewan, termasuk pembunuhan terhadap hewan yang dilakukan tanpa prosedur Islam
  • Tidak mengandung unsur hewan yang bergigi taring
  • Tidak mengandung hewan yang bercakar
  • Tidak mengandung darah dan plasenta dari hewan
Jadi benar-benar Oriflame komitmen hanya menggunakan bahan alami yang diambil dari sari pati tumbuhan. Hanya beberapa produk yang menggunakan unsur hewani misalnya susu, telur, beeswax yaitu lilin lebah alami yang diproduksi dalam sarang lebah oleh lebah madu dan lanolin. Adapun penjelasan laolin adalah sebagai berikut. Sebagian besar lanolin dihasilkan dari wool pada saat wool diproses menjadi kain. “Jadi pada umumnya lanolin berasal dari bulu domba. Jadi tentunya ini halal”- sumber milist assunnah

Sebagian besar produk oriflame adalah alcohol free. Beberapa produk seperti toner/penyegar mengandung alkohol denaturasi. Toner memakai alkohol, terutama untuk kulit berminyak/berjerawat, karena alkohol ini berguna sebagai anti bakteri. Dan sesuai dengan peraturan BPOM maka pada produk Oriflame juga mencantumkan prosentase kandungan alkohol denat ini. Ada juga beberapa senyawa yang namanya mengandung alkohol, misalnya cetyl alcohol dan sterol alcohol, tapi mereka ini termasuk dalam golongan asam lemak karena tidak ada kemiripan fisik dan kimia sama sekali dengan alkohol (etanol atau metanol).

Berikut ini beberapa penjelasan tentang dua unsur yang saya sebutkan diatas tadi. “Cetyl alcohol adalah alcohol yang terdiri dari molekul berantai panjang. Alkohol ini berbentuk padat sehingga tidak dapat diminum dan tidak dapat diserap kulit. Bahan ini juga tidak beracun. Pada kosmetik dan skin care, cetearyl alcohol bukanlah benar-benar alcohol. Zat ini merupakan lilin (wax) yang teremulsi yang dibuat dari tumbuhan.” – sumber goldenfemale.wordpress.com.

Apakah yang biasanya diragukan dari kehalalan produk Oriflame?

1. Alkohol Memang benar, beberapa produk Oriflame mengandung alkohol, seperti parfum dan tonernya. Alkohol dalam parfum digunakan sebagai pelarut sedangkan dalam toner berfungsi untuk menyegarkan kulit dan antibakteri. Meragukan kehalalan produk Oriflame karena kandungan alkoholnya pasti dikaitkan dengan keharaman khamr kan? Khamr adalah zat yang bersifat memabukkan/menghilangkan akal. Dalam minuman keras, dikenali bahwa zat yang bersifat memabukkan itu adalah etanol/etil alkohol atau yang populer disebut dengan alkohol saja. Tapi sebagaimana penjelasan surat dari Oriflame diatas dan juga penjelasan sebelumnya bahwa alkohol yang digunakan dalam seluruh produk Oriflame adalah alkohol denat alias alkohol yang telah mengalami proses denaturasi. Denaturasi merupakan proses penambahan pada etanol dengan zat lain untuk menghilangkan sifatnya yang memabukkan, sehingga tidak akan disalahgunakan sebagai minuman, melainkan hanya untuk pemakaian luar saja. Jadi, karena sifat memabukkan dari etanol ini telah dihilangkan, maka alkohol denat tidak lagi termasuk dalam golongan khamr. Jadi insya Allah halal untuk diperjual-belikan. Asal jangan diminum ya, pasti bukan hanya memabukkan, tapi bisa keracunan, karena parfum kok diminum :D Jadi pesan saya jangan langsung menganggap semua alkohol itu berbahaya dan haram, buktinya kalau kita sedang terluka ada kan yang langsung memberikan alkohol untuk membersihkan luka kita. Apalagi alkohol jenik cetyl alcohol dan sterol alcohol yang sudah bukan termasuk alkohol yang memabukkan. Karena secara fisik maupun kimia sifatnya sangat berbeda dengan etanol, karena mereka ini sebenarnya termasuk asam lemak.

2. Zat dari Hewan yang Diharamkan Wah kalo ini kemungkinannya sudah jauh-jauh dihindari sama Oriflame. Sepengetahuan saya Oriflame hanya menggunakan bahan dari hewan berupa susu, telur, beeswax dan lanolin dalam produknya, dan sudah saya jelaskan diatas. Selebihnya, produk-produk Oriflame semuanya menggunakan bahan dari tumbuh2an yang alami.

3. Tidak Ada Label Halal dari MUI Sudah tentu Oriflame tidak bisa mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Karena pabriknya tidak berada di Indonesia. Jangankan Oriflame, kebanyakan kosmetik, shampoo, sabun dan produk toiletries yang beredar di Indonesia saja banyak yang tidak memiliki logo halal MUI. Tidak percaya?? coba cek di kemasan sabun dan shampoo yang merek nya selain Oriflame yang ada di kamar mandi masing-masing ya. Setahu saya baru satu produk kosmetik dari Indonesia yang sudah berlogokan halal MUI. Biasanya yang harus diperhatikan saat kita membeli kosmetik adalah ijin BPOM untuk mengetahui produk berbahaya atau tidak, dan Oriflame sudah mendapatkan ijin BPOM di setiap produknya.  
Semoga dengan penjelasan yang ada di artikel ini bisa menghapus semua keraguan kita saat memakai produk Oriflame. Ini halal kok. "  - See more at: http://blog.binar-binar.com


atau



Tidak ada komentar :

Posting Komentar